RPD KUTIM SANGATTA- Puluhan guru honorer murni menggelar aksi damai di depan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bukit…
Versi Audio
RPD KUTIM SANGATTA- Puluhan guru honorer murni menggelar aksi damai di depan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bukit pelangi Sangatta Kutai Timur, Senin, 04/05/2026.
Para peserta menyuarakan tuntutan utama berupa kejelasan status kepegawaian serta pengangkatan menjadi aparatur sipil negara (ASN) tanpa melalui skema yang dinilai memberatkan.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa banyak guru honorer murni telah mengabdi selama bertahun-tahun dengan penghasilan minim, serta aturan kementrian tentang penghapusan tenaga honorer pada akhir tahun 2026. Mereka berharap pemerintah memberikan solusi konkret, termasuk prioritas pengangkatan bagi guru honorer murni yang telah lama mengabdi.
Menanggapi hal tersebut kepala BKPSDM Kutim Misliansyah menyampaikan, sebelum nya Pemerintah Kutim telah mengangkat lebih dari tujuh ribu tenaga honorer (TK2D) termasuk para guru menjadi ASN PPPK.
Dirinya terkejut ketika tahun lalu mengetahui ternyata ada 795 guru honorer murni yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari kepala sekolah mereka mengabdi dan tidak tercatat di data Honorer Pemerintah Kutim.
kendati demikian Misliansyah telah mengumpulkan data dan telah mengusulkan analisa jabatan (Anjab) sebanyak 251 formasi jabatan agar guru honorer murni ini mempunyai kesempatan menempati formasi jabatan sebagai ASN PPPK melalui mekanisme yang berlaku.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kutim Mulyono, yang turut hadir menemui peserta aksi damai, Dirinya menyampaikan, sebanyak 795 formasi jabatan telah disiapkan, dan telah berkoordinasi dengan Bupati, akan tetapi sesuai kemampuan keuangan daerah hanya mampu mengangkat 251 formasi CPNS dan PPPK.
Muliono berharap, tahun depan bisa mengangkat lebih banyak lagi, dan bisa seluruhnya.
Dirinya juga menyampaikan, melalui kepala BKPSDM telah mengusahakan dan telah bersurat kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, agar tahun depan pengangkatan CPNS dan PPPK di khususkan bagi para pengajar di Kutim.
