RPD KUTIM, SANGATTA – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Kutai Timur periode 2026-2031 resmi dilantik,…
Versi Audio
RPD KUTIM, SANGATTA – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Kutai Timur periode 2026-2031 resmi dilantik, Kamis (30/10/2026), di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Sangatta.
Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Kutai Timur, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para petani sawit se-Kabupaten Kutai Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur menegaskan bahwa grand design pembangunan Kabupaten Kutai Timur adalah perkebunan kelapa sawit. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah memproklamirkan program penyediaan lahan seluas 2 hektare bagi masyarakat yang ingin berkebun kelapa sawit.
"Grand design Kutai Timur adalah perkebunan kelapa sawit. Pemerintah telah memproklamirkan akan menyediakan lahan 2 hektare kepada masyarakat yang ingin berkebun sawit," ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya kemitraan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi petani dari praktik manipulasi harga oleh tengkulak.
"Untuk menjaga kestabilan harga dan melindungi petani, kami harap masyarakat ikut kemitraan, baik petani mandiri maupun petani mitra perusahaan melalui koperasi perkebunan, agar harga Tandan Buah Segar (TBS) tidak dimanipulasi oleh tengkulak," tegasnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan Apkasindo yang baru, diharapkan organisasi tersebut dapat menjadi wadah perjuangan petani sawit dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kutai Timur sebagai sentra perkebunan sawit yang berkeadilan dan berkelanjutan.
