RPD Kutim99.4 FM
Acara

Festival Adat Budaya Ufah Terselenggara Meriah, Pikat Wisatawan Jerman dan Rumania

AdministratorSabtu, 8 Agustus 20261 menit baca417 dilihatNarasumber: Ardiansyah Sulaiman.
Foto (Rpd Kutim)
Foto (Rpd Kutim)
Foto (Rpd Kutim)
Foto (Rpd Kutim)

RPD KUTIM, SANGATTA - Festival Adat Budaya Ufah kembali digelar secara meriah di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kab Kutim), Minggu (…

RPD KUTIM, SANGATTA - Festival Adat Budaya Ufah kembali digelar secara meriah di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kab Kutim), Minggu (9/8/2026). Perayaan tahunan Suku Dayak Kayan ini menampilkan berbagai kesenian, tradisi adat, dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah bersama Wakil Bupati Mahyunadi turut hadir. Bupati Ardiansyah mengapresiasi masyarakat Desa Miau Baru yang konsisten menjaga dan melestarikan adat serta budaya leluhur melalui Festival Adat Budaya Ufah.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada kepala dan perangkat desa atas upaya yang dilakukan untuk terselenggaranya kegiatan ini. Dirinya berharap acara ini menjadi agenda tahunan baik dinas pariwisata dan dinas pendidikan. Serta budaya ini bisa menjadi bagian terpenting dan menjadi tolak ukur pertama dalam rangka membangun Kutai Timur. Disebutkan Bupati, bahwa adat dan budaya kontribusinya besar di dalam pembangunan di Kutim. Pasalnya saat ini di Kutai Timur tidak bisa dipisahkan dari adat serta budaya ada. Karenanya, adat budaya ini menjadi Barometer karena hal tersebut terhubung antara kemanusiaan dan sosial.

Untuk diketahui, Ufah memiliki makna penting sebagai proses mempersiapkan generasi masa depan untuk menjadi pemimpin yang berkarakter, bertanggung jawab, serta tetap memegang teguh nilai adat dan budaya leluhur. Melalui Ufah, generasi muda diharapkan memahami identitas budaya sekaligus memiliki bekal kepemimpinan untuk meneruskan kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Festival berlangsung semarak dengan tarian kolosal, musik tradisional, dan berbagai tradisi khas Suku Dayak Kayan. Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya wisatawan asing dari Jerman dan Rumania yang menyaksikan langsung pertunjukan budaya.

Kehadiran wisatawan mancanegara menunjukkan bahwa budaya Dayak Kayan memiliki daya tarik hingga tingkat internasional. Festival Ufah diharapkan terus berkembang sebagai agenda tahunan untuk melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan lokal kepada dunia. (Sdy)

Tag:#Pemerintahan#P U
Bagikan berita ini:
Berita Terkait

Baca Juga