RPD KUTIM SANGATTA- Pengurus beserta Anggota Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kabupaten Kutai Timur Periode 2024-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan. Pelantikan…
RPD KUTIM SANGATTA- Pengurus beserta Anggota Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kabupaten Kutai Timur Periode 2024-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan. Pelantikan dan pengukuhan tersebut dipimpin Ketua Forum Petani Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Timur Asbudi, yg ditandai dengan penyerahan pataka sebagai amanah kepada pengurus baru. Acara dihelat di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur (22/06/24).
Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman turut menyaksikan secara langsung, selain itu Ketua Dewan Pembina FPKS Provinsi Kaltim Mahyudin juga turut hadir dan menyaksikan. Dengan dihadiri lainnya Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Forkopimda Kutim, perwakilan SKPD lingkup Pemkab Kutim dan tamu undangan lainnya.
Bupati Ardiansyah ucap Selamat kepada seluruh pengurus baru FPKS Kutim yg telah dilantik. Bupati Ardiansyah menyampaikan, selamat bekerja, selamat mendampingi seluruh petani kelapa sawit di Kutim serta berkolaborasi bersama petani lainnya. Sehingga bersama-sama kita mencapai Kutim sejahtera untuk semua, handal dari segi sumber daya manusianya, elaboratif dalam pengelolaan sumber daya alam yg cerdas, berdaya guna serta bisa berdaya saing. Tak lupa point pentingnya bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menganggu lingkungan, ungkap Bupati Ardiansyah.
Pelantikan ini diharapkan dapat membawa FPKS Kutim kedepannya lebih baik, maju dan pastinya memberi manfaat untuk masyarakat khususnya petani kepala sawit di Kutim. "Jangan beri kami ikan, tapi beri kami kail", adalah motto yg digaungkan FPKS Kutim menegaskan betapa pentingnya pemberdayaan dan kemandirian masyarakat guna menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.
Acara pelantikan FPKS Kutim didukung beberapa pihak yakni DSN Group, Anugerah Energitama, PT Pupuk Kaltim, PT Telen, PT Kutai Balian Nauli, GAPKI, BPJS Ketenagakerjaan, SA dan MMP. Terlihat dari banyaknya bentuk dukungan dari pihak lainnya menandakan adanya sinergi antar dunia usaha dan ormas yg sudah barang tentu mensupport segala bentuk program pemberdayaan masyarakat.
