RPD KUTIM, SANGKULIRANG- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, luncurkan Teknik Operasi Katarak tanpa jahitan (Phacoemusification)…
Versi Audio
RPD KUTIM, SANGKULIRANG- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, luncurkan Teknik Operasi Katarak tanpa jahitan (Phacoemusification) dalam waktu yang singkat, dan beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) lainya.
Direktur RSUD Sangkulirang Dr. Azizah Bin Smith, MKK. Menyampaikan, Bahwa RSUD Sangkulirang ini membawahi 5 kecamatan dengan jumlah penduduk kurang lebih 76 ribu jiwa, dengan salah satu masalah utamanya adalah kebutaan akibat katarak namun saat ini RSUD Sangkulirang sudah bisa melakukan operasi katarak setiap hari.
Dengan estimasi prediksi prevalensi sebesar 1,8% di Indonesia bila dikalikan dengan 76 ribu jiwa yang ada di 5 kecamatan maka didapatkan jumlah katarak sekitar 1379 orang, bila dalam sehari bisa operasi 1 orang dalam waktu 3 tahun 7 bulan rumah RSUD Sangkulirang telah menyelesaikan seluruh kasus katarak yang ada di wilayah kerjanya.
Dirinya telah menyiapkan alat operasi katarak tanpa jahitan yang disebut teknik Phacoemusification, dengan ketentuan waktu operasi katarak yang lebih cepat, setelah operasi selesai pasien bisa langsung pulang tanpa perlu rawat inap, dan penyembuhan jauh lebih cepat.
Azizah mengatakan apa bila operasi dalam satu hari lebih dari satu orang maka kasus kebutaan akibat katarak akan jauh lebih cepat dari 3 tahun 7 bulan.
