RPD KUTIM, SANGATTA- Untuk menunjukkan komitmennya dalam usaha percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) meluncurkan…
RPD KUTIM, SANGATTA- Untuk menunjukkan komitmennya dalam usaha percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) meluncurkan program inovasi bertajuk “Cap Jempol Stop Stunting”, kegiatan ini digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutim (DPPKB). Berlangsung di Ruang Akasia Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Selasa (28/10/25).
Acara ini dihadiri Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman didampingi Wakil Bupati Kutim H. Mahyunadi, turut hadir Ketua DPRD Kutim Jimmi beserta jajaran, Bunda Paud Kutim Hj. Siti Robiah, unsur Forkopimda Kutim, Kepala DPPKB Kutim Junaidi beserta jajaran, Kepala OPD lingkup Pemkab Kutim, para Camat hingga RT sekitar serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Ardiansyah mengapresiasi inovasi yang digagas DPPKB Kutim dan seluruh tim percepatan penurunan stunting di Kutim. Ardiansyah juga menegaskan percepatan penanganan stunting merupakan tanggung jawab kita bersama atau seluruh unsur masyarakat.
Dikatakan, dari 50 program itu ada sekitar 18 yang langsung bersinergi dengan program stunting. Dirinya merasa yakin program ini akan lebih maksimal lagi untuk penurunan angka stunting dan keluarga beresiko stunting.
Kegiatan ini juga dilakukan dengan semangat kolaborasi sebagai tanda langkah baru Kutim, untuk memperkuat ketahanan keluarga dan membangun generasi emas bebas stunting di masa mendatang. (An).
