RPD KUTIM - Muara Wahau, puncak Festival adat Lom Plai 2026, Kegiatan budaya tahunan masyarakat Dayak Wehea ini berlangsung sejak 23 Maret hingga 29 April 2026.…
RPD KUTIM - Muara Wahau, puncak Festival adat Lom Plai 2026, Kegiatan budaya tahunan masyarakat Dayak Wehea ini berlangsung sejak 23 Maret hingga 29 April 2026. Muara wahau, Rabu, 22/04/2026.
Perayaan adat Lom Plai adalah kegiatan yang dilakukan turun temurun sejak terbentuknya desa nehas liah bing, merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat Dayak Wehea atas hasil panen padi, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya leluhur yang sarat nilai spiritual dan kearifan lokal.
Berbagai rangkaian kegiatan digelar selama festival, mulai dari ritual adat, hingga pertunjukan seni budaya, lomba perahu, perang air tradisional, dan tarian khas daerah.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dayak Wehea yang terus menjaga tradisi ini. Menurutnya, Lom Plai bukan sekadar perayaan adat, tetapi juga identitas budaya yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata daerah yang kini telah masuk dalam agenda Karisma Event Nasional (KEN) yang semakin memperkuat event budaya nasional.
Selain memperkenalkan budaya, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, bagi para Pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan berbagai produk kuliner, kerajinan tangan, dan hasil kreatif lainnya yang diminati wisatawan.
