RPD Kutim99.4 FM
Acara

Sambangi TPS 143 Sangatta Utara Bupati Kutim dan Istri Pilih Jalan Kaki, Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pemilu.

Dummy UserKamis, 29 Februari 20241 menit baca2 dilihat

RPD KUTIM, SANGATTA – Kontestasi pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah dihelat secara serentak seluruh Indonesia pada Selasa (14/2/…

RPD KUTIM, SANGATTA – Kontestasi pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah dihelat secara serentak seluruh Indonesia pada Selasa (14/2/2024) hari ini. Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman didampingi istri turut memberikan hak pilihnya dengan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 143, di Gang Sulawesi 3 RT 25, Kecamatan Sangatta Utara.

Terpantau Ardiansyah bersama rombongan keluarga berjalan kaki dari kediaman menuju lokasi TPS yang jaraknya tidak jauh dari domisili tempat tinggalnya. Ardiansyah mengajak masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik sesuai pilihan hati nurani. Sehingga angka partisipasi pemilih di Pemilu 2024 di Kutim meningkat.

Sesuai yang ditargetkan tingkat partisipasi pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) di Pemilu 2024 ini harus mencapai 82 persen. Pemilu 2019 silam angka pemilih 76 persen. Bupati menghimbau masyarakat untuk Bersama- sama mensukseskan Pemilu serentak 2024. Dengan menggunakan hak pilih dan menciptakan suasana Pemilu yang damai untuk bangsa.

Sebelumnya, pihaknya meminta agar tim Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah (TP3D) memastikan agar pesta demokrasi di Pemilu 2024 berjalan dengan kondusif termasuk kelengkapan sarana dan prasarana di TPS. “Sudah kami tekankan di saat hari H pencoblosan kebutuhan fasilitas pendukung harus terpenuhi dengan baik seperti listrik dan jaringan internet.

Hal tersebut menjadi kebutuhan penting bagi petugas penyelenggara maupun peserta Pemilu. Kebutuhan jaringan internet untuk memberikan laporan mereka. Termasuk pasokan listrik selama 24 jam karena hasil rekap di TPS membutuhkan waktu cukup lama. Sebagai antisipasi rekapitulasi di tingkat TPS belum selesai hingga malam hari. Jadi petugas butuh penerangan yang memadai.

Tag:#Acara#Keagamaan#Pemerintahan#Kriminal
Bagikan berita ini:
Berita Terkait

Baca Juga